Rabu, 26 Desember 2012

Perencanaan Proyek Perangkat Lunak


PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

Proses manajemen proyek perangkat lunak dimulai dengan kegiatan project planning (perencanaan proyek). Yang pertama dari aktifitas ini adalah estimation (perkiraan). Estimasi membawa resiko yang inheren (dari diri sendiri) dan resiko inilah yang membawa ketidakpastian. Yang mempengaruhi estimasi :
        - Project complexity (kompleksitas proyek)
        - Project size (ukuran proyek)
        - Struktural uncertainty (ketidakpastian struktural)

Tujuan Perencanaan Proyek Perangkat Lunak :
menyediakan sebuah kerangka kerja yang memungkinkan manajer membuat estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap sumber daya, biaya dan jadwal pada awal proyek yang dibatasi oleh waktu.

Aktifitas Perencanaan Proyek PL
        1. Menentukan ruang lingkup PL
        2. Mengestimasi sumber daya yang dibutuhkan

RUANG LINGKUP PL

Ruang lingkup PL menggambarkan : fungsi, kinerja, batasan, interface dan reliabilitas.
Fungsi yang digambarkan dlm statemen  ruang lingkup dievaluasi untuk memberikan awalan yang lebih detail pada saat dimulai estimasi. Kinerja melingkupi pemrosesan  dan kebutuhan waktu respon. Batasan mengidentifikasi batas yang ditempatkan pada PL oleh perangkat keras eksternal, memori atau sistem lain.
       


Informasi yang dibutuhkan (awal pertemuan antara pelanggan dan pengembang)
* Pertanyaan berfokus pada pelanggan, tujuan keseluruhan serta keuntungan.   
        - Siapa di belakang permintaan kerja ini?
        - Siapa yang akan memakai solusi ini?
        - Apakah keuntungan ekonomi dari solusi yang sukses?
        - Adakah sumber daya lain bagi solusi ini?

* Pertanyaan yang memungkinkan analis memahami masalah lebih baik dan pelanggan menyuarakan persepsi tentang sebuah solusi.
-      Bagaimana Anda (pelanggan) menandai output yg baik yg akan dihasilkan  oleh sebuah solusi yg baik?
-      Masalah apa yang dituju  solusi ini?
-      Dapatkah anda menggambarkan lingkungan dimana solusi akan dipakai?
-      Adakah batasan atau isu kinerja khusus yg akan mempengaruhi 

PL berinteraksi dengan elemen sistem berbasis komputer. Konsep sebuah interface diinterpretasi untuk menentukan:
1.    Hardware yg mengeksekusi PL dan device yg dikontrol secara tidak langsung oleh PL
2.   Software yg sudah ada dan harus dihubungkan dengan PL yg baru
3.   Manusia yg menggunakan PL melalui keyboard atau perangkat I/O lain
4.   Prosedur

SUMBER DAYA
1. Manusia
2. Perangkat Lunak
    Kategori yg diusulkan BEUNATAN
                - Komponen Off-the-self
        - Komponen Full-Experience
                - Komponen Partial-Experience
        - Komponen Baru
   3. Lingkungan (Software Engineering Environment - SEE), menggabungkan PL dan Perangkat Keras.

Estimasi biaya dan usaha dapat dilakukan dengan cara :
1.    Menunda estimasi sampai akhir proyek.
2.   Berdasarkan estimasi pada proyek yg mirip sebelumnya.
3.   Menggunakan 'teknik dekomposisi' yg relatif sederhana u/ estimasi biaya dan usaha proyek.
4.   Menggunakan satu atau lebih model empiris bagi estimasi usaha dan biaya PL.

Akurasi estimasi proyek PL didasarkan pada :
1.    Tingkat dimana perencana telah dengan tepat mengestimasi ukuran produk yg akan dibuat.
2.   Kemampuan mengestimasi ukuran ke dalam kerja manusia, waktu kalender, dan dolar.
3.   Tingkat dimana rencana proyek mencerminkan kemampuan tim PL.
4.   Stabilitas syarat produk serta lingkungan yg mendukung usaha pengembangan PL.

Putnam dan Myers mengusulkan 4 masalah penentuan ukuran :
-      Fuzzy-logic sizing (logika kabur)
Perencana harus mengidentifikasi tipe aplikasi, membuat besarannya dalam skala kuantitatif kemudian dibandingkan dengan rentang orisinil.
-      Function point sizing
Perencana mengembangkan estimasi berdasarkan karakteristik domain informasi.
-      Standard component sizing
 PL dibangun dari sejumlah 'komponen standar' yg umum (subsistem, modul, laporan, program interaktif).
-      Change sizing
Digunakan jika PL yang ada harus dimodifikasi dengan banyak cara sebagai bagian dari proyek.




Data baris kode (LOC) dan titik fungsi (FP) pada estimasi proyek digunakan sbg :
1.    variabel estimasi yg dipakai untuk mengukur masing-masing elemen PL.
2.   metrik baseline yg dikumpulkan dari proyek yg lalu dan dipakai dengan variabel estimasi untuk mengembangakan proyeksi kerja dan biaya.

TCP Packet


      TCP Packet
Transmission Control Protocol (TCP) adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable).

Karakteristik dari TCP:
§  Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).
§  Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk.
§  Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Pada pihak penerima, segmen-segmen duplikat akan diabaikan dan segmen-segmen yang datang tidak sesuai dengan urutannya akan diletakkan di belakang untuk mengurutkan segmen-segmen TCP. Untuk menjamin integritas setiap segmen TCP, TCP mengimplementasikan penghitungan TCP Checksum.
§  Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. Meski demikian, TCP tidak mengetahui batasan pesan-pesan di dalam byte stream TCP tersebut. Untuk melakukannya, hal ini diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model), yang harus menerjemahkan byte stream TCP ke dalam "bahasa" yang ia pahami.
§  Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat "macet" jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.
§  Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)
§  Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.
TCP umumnya digunakan ketika protokol lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer data yang bersifat andal, yang layanan tersebut tidak dimiliki oleh protokol lapisan aplikasi tersebut. Contoh dari protokol yang menggunakan TCP adalah HTTP dan FTP.

Minggu, 02 Desember 2012

tips bermain warnet geratis



Bermain Warnet Gratis

Loe Pada Mao Maen Warnet Gratisan?

Yuk Maen Warnet Gratis , Gratisan Maen Di warnet Yok Boy, Tapi Gimana Caranye? Pusing Gw ni Gak Punya Duit! Warnet Gratis Dimana Ya?

PUSING LOE KAN?? Ni Deh Gw Kasi Caranya, dapet dari nyari nyari juga ni:

Heey semuanyaaa! Berjumpa lagi dengan sayaa di tips dan trik! Hahahaaa… Di trik dan tips kali ini aku mau ngejelasin trik tips mengakali warnet dengan menggunakan ZHider! Di sini kita bakalan mencoba berinternet ria di warnet secara murah meriah!! Caranya gampaang! Kalian cuman perlu download Zhider di sini. Untuk selanjutnyaa, aku bakal ngejelasin dulu tentang sistem billing di warnet.


Kalian pasti pernah khan ke warnet?? Naah, klo pernah pasti kalian bakal muncul halaman login di komputer yg kalian pake di warnet. Itu sebetulnya saat muncul layar login, komputer dah bisa dipake buat browsing. Cuman keganggu ajah sama layar login yg mengharuskan kita untuk mengisi layar login tersebut sehingga kitapun kudu bayar. Nah, dengan menggunakan ZHider, kita bisa menyembunyikan layar login dengan mudaah! Caranya bener2 sederhanaa!

Berikut ini langkahnyaaa:

1. Pastikan warnet yg kamu pilih masih banyak bilik/kamar yg kosong. Soalnya klo rame ntar operator curiga kenapa masih ada bilik yg kosong?
2. Baiknya sih kamu pilih bilik yg paling jauh dari operator warnet biar gak ketauan bilik kamu kosong atau ngga.
3. Nyalakan komputer di depan kamu klo masih dalam keadaan mati.
4. Klo ada login screen, kamu login ajah kaya biasa.
5. Jalanin ZHider yg udah kamu download
di sini, klo bisa dari rumah dimasukin ajah ke flashdisc atau disket biar gak usah download di warnet.
6. Klo ZHider dah dibukaa, langsung ajah logout.
7. Ntar pasti muncul login screen, kamu pencet CTRL+ALT+Z
8. Dan login screennya menghilaang! Kamu bisa browsing sepuas-puasnya sampai matiiii! MERDEKAAAAA!!!!!!!
9. Klo dah puas, kamu pencet CTRL+ALT+X untuk menampilkan kembali login screen yg udah kita sembunyikan tadi.
10. Login seperti biasaa, kamu browsing2 dulu beberapa menit sampai penunjuk waktunya di atas 5 menit. Tujuannya biar operator warnet gak curiga.
11. Logout, pasang muka babyface seolah-olah tanpa dosa, dan bayar tarif!
12. DONNNNEEEEEEEEE!!!!! OYEAAAAAHH!!

Ini khusus untuk warnet yg punya operator yg gak kenal kamu, atau operatornya sering tidur, atau operator yg bisanya cuman nerima pembayaran ajaa (baca: TOLOL).

Dan berikut ini beberapa hotkeys yg ada di ZHider. Untuk lebih lengkapnya baca ajah readmenya:
CTRL+ALT+Z Menyembunyikan jendela aktif
CTRL+ALT+X Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan
CTRL+ALT+L Menampilkan dialog zhider
CTRL+ALT+M Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan, dan juga menutup zhider.

Aku kasih tips dan trik bukan berarti aku mau kalian internetan gratis di warnet sembarangan. Ini cuman buat kalian yg depresi, stres, sampai2 pengen bunuh diri karena saking pengennya online tapi dompet tipis. Lagian aku juga cuman pengen share ajah kok! Gak ada maksud apa2! Hehehehe…

Nah, Okeh! Selamat Mencobaaa…! Saya gak nanggung klo kalian ketauan!

~ G O O D L U C K !~

Aplikasi billing sederhana dengan visual basic 6.0

langsung saja ini scirpnya :
Dim Start1 As Date, Stop1 As Date
Dim Harga As Integer, Biaya As Integer
Function DateDiffX(dStart As Date, dEnd As Date, Optional bDetailed As Boolean) As Variant
    Dim TotalDays
    Dim Years, Months, Days, hours, minutes, seconds

    If bDetailed Then
        TotalDays = dEnd - dStart
        hours = Hour(dEnd - dStart)
        minutes = Minute(dEnd - dStart)
        seconds = Second(dEnd - dStart)
       
        If hours < 10 Then
            hours = "0" & hours
        ElseIf hours > 9 Then
            hours = hours
        End If
        If minutes < 10 Then
            minutes = "0" & minutes
        ElseIf minutes > 9 Then
            minutes = minutes
        End If
        If seconds < 10 Then
            seconds = "0" & seconds
        ElseIf seconds > 9 Then
            seconds = seconds
        End If
        DateDiffX = hours & ":" & minutes & ":" & seconds
        Exit Function
    End If
  
End Function

Private Sub Command1_Click()
If Command1.Caption = "Mulai" Then
    Command1.Caption = "Stop"
    Timer1.Enabled = True
    lblMulai = ": " & Format(Time, "hh:mm:ss")
ElseIf Command1.Caption = "Stop" Then
    Command1.Caption = "Mulai"
    Timer1.Enabled = False
    lblSkrg = ": " & Format(Time, "hh:mm:ss")
End If
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Unload Me
End Sub

Private Sub Form_Load()
Start1 = Format(Time, "hh:mm:ss")
Harga = 10
End Sub

Private Sub Timer1_Timer()
Stop1 = Format(Time, "hh:mm:ss")
lblSkrg = ": " & Format(Time, "hh:mm:ss")
lblDurasi = ": " & DateDiffX(Start1, Stop1, True)
Timer1.Tag = Biaya + Harga
lblBiaya = ": Rp. " & Timer1.Tag
Biaya = Timer1.Tag
End Sub